OUTDOOR LEARNING DI PESANTREN MODEREN CENDEKIA PURUHITA
Gowa, 11-08. Hakekat pembelajaran yang sesungguhnya adalah memberikan kesempatan kepada para murid untuk merekonstruksi sendiri materi pelajaran dengan menggunakan pengalaman langsung dalam kehidupan nyata. Pesan pembelajaran kontekstual harus dindahkan melalui daya kreatifitas guru dalam menciptakan bentuk interaksi sesuai dengan tujuan pembelajaran. Outdoor learning (pembelajaran di luar tembok ruang kelas) bisa menjadi salah satu pilihan untuk mewujudkan hal ini.
Adalah Guru Bahasa Indonesia SMP Guppi Samata Juhari, S.Pd. mencoba membelajarkan muridnya dengan menggunakan outdoor learning untuk materi pelajaran "Deskripsi" yaitu dengan meminta muridnya keluar ruang kelas dengan tugas "mendeskripsikan" tanaman yang ada di halaman kelas yang memang menghijau dengan pepohonan. Dengan outdoor learning ini murid bukan saja fokus pada materi pelajaran tetapi secara bersamaan diajak mencintai lingkungan hidup sambil menghirup udara segar.
Pada pembelajaran kelas IX SMP Pesantren Moderen Cendekia Puruhita GUPPI Samata ini para murid berhadapan dengan kehidupan nyata tidak hanya berhadapan dengan abstraksi yang ada dalam buku teks. Buku teks tentu saja penting tetapi yang lebih penting lagi ialah bagaimana abstraksi itu dapat langsung diindra dalam kehidupan nyata.
Kita berharap agar outdoor learning bisa menjadi budaya pembelajaran arternatif untuk memperkuat pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang kini sedang digalakkan oleh Kemendikdasmen Republik Indonesia. (Pesgupta-01)